F14.13 F14.23 F14.93 F15.13 F15.23 F15.93 16_34

Putus Stimulan

Stimulant Withdrawal

Substance-Related Disorders Stimulant-Related Disorders DSM-5-TR 1x dibaca

Kriteria Diagnostik

  1. A. Penghentian (atau pengurangan) penggunaan zat golongan amfetamin, kokain, atau stimulan lainnya yang telah berlangsung dalam jangka waktu lama.
  2. B. Suasana hati disforik dan dua (atau lebih) dari perubahan fisiologis berikut yang berkembang dalam beberapa jam hingga beberapa hari setelah kondisi yang dijelaskan dalam Kriteria A: (1) Kelelahan. (2) Mimpi yang terasa nyata dan tidak menyenangkan. (3) Insomnia atau hipersomnia. (4) Peningkatan nafsu makan. (5) Retardasi atau agitasi psikomotor.
  3. C. Tanda atau gejala pada Kriteria B menyebabkan distres yang bermakna secara klinis atau gangguan keberfungsian dalam bidang sosial, pekerjaan, atau bidang penting lainnya.
  4. D. Tanda atau gejala tersebut tidak disebabkan oleh kondisi medis lainnya dan tidak dapat dijelaskan secara lebih baik oleh gangguan mental lainnya, termasuk intoksikasi atau putus zat akibat zat lain.

Tentukan zat tertentu yang menyebabkan sindrom putus zat (yaitu, zat golongan amfetamin, kokain, atau stimulan lainnya).

Catatan Pengodean:

Kode ICD-10-CM bergantung pada apakah stimulan yang digunakan merupakan zat golongan amfetamin, kokain, atau stimulan lainnya, serta ada atau tidaknya gangguan penggunaan zat golongan amfetamin, kokain, atau stimulan lainnya sebagai komorbiditas. Apabila terdapat gangguan penggunaan zat golongan amfetamin atau stimulan lainnya yang ringan sebagai komorbiditas, kode ICD-10-CM adalah F15.13. Apabila terdapat gangguan penggunaan zat golongan amfetamin atau stimulan lainnya yang sedang atau berat sebagai komorbiditas, kode ICD-10-CM adalah F15.23. Untuk putus zat golongan amfetamin atau stimulan lainnya yang terjadi tanpa adanya gangguan penggunaan zat golongan amfetamin atau stimulan lainnya (misalnya, pada pasien yang menggunakan amfetamin semata-mata di bawah pengawasan medis yang sesuai), kode ICD-10-CM adalah F15.93. Apabila terdapat gangguan penggunaan kokain ringan sebagai komorbiditas, kode ICD-10-CM adalah F14.13. Apabila terdapat gangguan penggunaan kokain sedang atau berat sebagai komorbiditas, kode ICD-10-CM adalah F14.23. Untuk putus kokain yang terjadi tanpa adanya gangguan penggunaan kokain, kode ICD-10-CM adalah F14.93.

Karakteristik Diagnostik

Karakteristik utama putus stimulan adalah adanya sindrom putus zat yang khas, yang berkembang dalam beberapa jam hingga beberapa hari setelah penghentian (atau pengurangan secara nyata) penggunaan stimulan (umumnya dalam dosis tinggi) yang telah berlangsung dalam jangka waktu lama (Kriteria A). Sindrom putus zat ini ditandai dengan berkembangnya suasana hati disforik yang disertai dua atau lebih perubahan fisiologis berikut: kelelahan, mimpi yang terasa nyata dan tidak menyenangkan, insomnia atau hipersomnia, peningkatan nafsu makan, serta retardasi atau agitasi psikomotor (Kriteria B). Bradikardia sering ditemukan dan merupakan indikator yang dapat diandalkan untuk mengidentifikasi putus stimulan.

Anhedonia dan craving terhadap zat sering ditemukan, tetapi tidak termasuk dalam kriteria diagnostik. Gejala-gejala tersebut menyebabkan distres yang bermakna secara klinis atau gangguan keberfungsian dalam bidang sosial, pekerjaan, atau bidang penting lainnya (Kriteria C). Gejala-gejala tersebut tidak boleh disebabkan oleh kondisi medis lainnya dan tidak dapat dijelaskan secara lebih baik oleh gangguan mental lainnya (Kriteria D).

Karakteristik Penyerta

Gejala putus zat akut (“a crash”) sering ditemukan setelah periode penggunaan dosis tinggi secara berulang (“runs” atau “binges”). Gejala-gejala tersebut ditandai dengan perasaan lesu dan depresi yang intens serta tidak menyenangkan, disertai peningkatan nafsu makan, yang umumnya memerlukan beberapa hari untuk beristirahat dan memulihkan kondisi. Gejala depresif yang disertai pikiran atau perilaku bunuh diri dapat terjadi dan secara umum merupakan masalah paling serius yang ditemukan selama fase “crashing” atau bentuk putus stimulan lainnya. Banyak individu dengan gangguan penggunaan stimulan mungkin mengalami sindrom putus zat pada suatu waktu.

Diagnosis Banding

Gangguan Mental Akibat Stimulan

Putus stimulan dibedakan dari gangguan mental akibat stimulan (misalnya, gangguan depresif akibat stimulan, dengan onset selama putus zat) karena gejala-gejala (misalnya, suasana hati depresif) pada gangguan tersebut melebihi gejala yang biasanya berkaitan dengan putus stimulan, mendominasi gambaran klinis, dan cukup berat sehingga memerlukan perhatian klinis.

Komorbiditas

Mengingat adanya keterkaitan yang umum antara putus stimulan dan gangguan penggunaan stimulan, lihat bagian “Komorbiditas” pada Gangguan Penggunaan Stimulan untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai kondisi-kondisi penyerta yang kemungkinan ditemukan.

Bagikan:

Siap Memulai Psikotes Online Anda?

Pilih alat psikotes yang sesuai kebutuhan Anda — untuk pengembangan diri, seleksi kandidat, maupun pemetaan psikologis di lingkungan pendidikan.

Pilih Layanan Lihat Semua Alat Tes Hubungi Kami
Hubungi Kami