F63.2 15_05

Kleptomania

Kleptomania

DSM-5-TR 3x dibaca

Kriteria Diagnostik

  1. Kegagalan berulang dalam menahan impuls untuk mencuri barang yang tidak diperlukan untuk penggunaan pribadi maupun karena nilai ekonomisnya.
  2. Meningkatnya perasaan tegang sesaat sebelum melakukan pencurian.
  3. Perasaan senang, puas, atau lega pada saat melakukan pencurian.
  4. Pencurian tidak dilakukan untuk mengekspresikan kemarahan atau balas dendam dan bukan merupakan respons terhadap waham atau halusinasi.
  5. Pencurian tidak dapat dijelaskan secara lebih baik oleh gangguan perilaku, episode manik, atau gangguan kepribadian antisosial.

Karakteristik Diagnostik

Karakteristik utama kleptomania adalah kegagalan berulang dalam menahan impuls untuk mencuri barang meskipun barang tersebut tidak diperlukan untuk penggunaan pribadi maupun karena nilai ekonomisnya (Kriteria A). Individu mengalami peningkatan perasaan tegang secara subjektif sebelum melakukan pencurian (Kriteria B) dan merasakan kesenangan, kepuasan, atau kelegaan ketika melakukan pencurian (Kriteria C). Pencurian tidak dilakukan untuk mengekspresikan kemarahan atau balas dendam, tidak dilakukan sebagai respons terhadap waham atau halusinasi (Kriteria D), dan tidak dapat dijelaskan secara lebih baik oleh gangguan perilaku, episode manik, atau gangguan kepribadian antisosial (Kriteria E). Barang-barang tersebut dicuri meskipun biasanya hanya memiliki sedikit nilai bagi individu, yang sebenarnya mampu membelinya dan sering memberikan barang tersebut kepada orang lain atau membuangnya. Terkadang, individu mungkin menimbun barang-barang yang dicuri atau mengembalikannya secara diam-diam. Meskipun individu dengan gangguan ini umumnya menghindari pencurian ketika kemungkinan untuk segera ditangkap sangat tinggi (misalnya, ketika berada dalam pengawasan langsung seorang petugas polisi), mereka biasanya tidak merencanakan pencurian sebelumnya atau sepenuhnya mempertimbangkan kemungkinan tertangkap. Pencurian dilakukan tanpa bantuan atau kerja sama dengan orang lain.

Karakteristik Penyerta

Individu dengan kleptomania biasanya berusaha menahan impuls untuk mencuri dan menyadari bahwa tindakan tersebut salah serta tidak masuk akal. Individu sering merasa takut tertangkap dan kerap mengalami perasaan tertekan atau bersalah akibat pencurian yang dilakukan. Jalur neurotransmiter yang berkaitan dengan adiksi perilaku, termasuk jalur yang melibatkan sistem serotonin, dopamin, dan opioid, tampaknya juga berperan dalam kleptomania.

Prevalensi

Di Amerika Serikat dan Kanada, kleptomania ditemukan pada sekitar 4%–24% individu yang ditangkap karena mengutil. Prevalensinya dalam populasi umum Amerika Serikat sangat rendah, yaitu sekitar 0,3%–0,6%. Jumlah perempuan lebih banyak dibandingkan dengan laki-laki, dengan rasio 3:1.

Perkembangan dan Perjalanan Gangguan

Usia onset kleptomania bervariasi, tetapi gangguan ini sering dimulai pada masa remaja. Namun, gangguan ini dapat dimulai pada masa kanak-kanak, remaja, atau dewasa, dan dalam kasus yang jarang terjadi, pada akhir masa dewasa. Informasi sistematis mengenai perjalanan kleptomania masih terbatas, tetapi tiga pola perjalanan yang umum telah dijelaskan: sporadis, dengan episode singkat dan periode remisi yang panjang; episodik, dengan periode pencurian yang berkepanjangan dan periode remisi; serta kronis, dengan tingkat fluktuasi tertentu. Gangguan ini dapat berlanjut selama bertahun-tahun meskipun individu telah beberapa kali dijatuhi hukuman karena mengutil.

Faktor Risiko dan Prognostik

Faktor Genetik dan Fisiologis

Tampaknya terdapat angka kejadian gangguan penggunaan alkohol yang lebih tinggi pada kerabat tingkat pertama individu dengan kleptomania dibandingkan dengan populasi umum.

Hubungan dengan Pikiran atau Perilaku Bunuh Diri

Kleptomania telah dikaitkan dengan peningkatan risiko percobaan bunuh diri.

Konsekuensi Fungsional Kleptomania

Gangguan ini dapat menyebabkan kesulitan dalam bidang hukum, keluarga, karier, dan kehidupan pribadi.

Diagnosis Banding

Pencurian Biasa

Kleptomania harus dibedakan dari tindakan pencurian biasa atau mengutil. Pencurian biasa (baik yang direncanakan maupun yang bersifat impulsif) dilakukan secara sengaja dan dimotivasi oleh kegunaan barang atau nilai ekonomisnya. Sebagian individu, terutama remaja, mungkin juga mencuri karena menerima tantangan, sebagai tindakan pemberontakan, atau sebagai bagian dari ritual peralihan menuju tahap kehidupan tertentu. Diagnosis tidak ditegakkan kecuali terdapat karakteristik khas kleptomania lainnya. Kleptomania jarang ditemukan, sedangkan perilaku mengutil relatif umum terjadi.

Malingering (Berpura-pura Sakit)

Pada malingering, individu mungkin berpura-pura menunjukkan gejala kleptomania untuk menghindari tuntutan pidana.

Gangguan Kepribadian Antisosial dan Gangguan Perilaku

Gangguan kepribadian antisosial dan gangguan perilaku dibedakan dari kleptomania berdasarkan adanya pola umum perilaku antisosial.

Episode Manik, Episode Psikotik, dan Gangguan Neurokognitif Mayor

Kleptomania harus dibedakan dari tindakan pencurian yang disengaja maupun tidak disengaja yang dapat terjadi selama episode manik, sebagai respons terhadap waham atau halusinasi (misalnya, pada skizofrenia), atau sebagai akibat dari gangguan neurokognitif mayor.

Komorbiditas

Kleptomania dapat berkaitan dengan perilaku membeli secara kompulsif serta gangguan depresif dan bipolar (terutama gangguan depresif mayor), gangguan kecemasan, gangguan makan (khususnya bulimia nervosa), gangguan kepribadian, gangguan penggunaan zat (terutama gangguan penggunaan alkohol), serta gangguan disruptif, gangguan kontrol impuls, dan gangguan perilaku lainnya.

Bagikan:

Siap Memulai Psikotes Online Anda?

Pilih alat psikotes yang sesuai kebutuhan Anda — untuk pengembangan diri, seleksi kandidat, maupun pemetaan psikologis di lingkungan pendidikan.

Pilih Layanan Lihat Semua Alat Tes Hubungi Kami
Hubungi Kami