Other Specified Trauma- and Stressor-Related Disorder
Kategori ini berlaku untuk gambaran klinis ketika gejala-gejala yang merupakan karakteristik gangguan terkait trauma dan stresor, yang menyebabkan distres yang bermakna secara klinis atau gangguan keberfungsian dalam bidang sosial, pekerjaan, atau bidang penting lainnya, menjadi gejala yang dominan, tetapi tidak memenuhi kriteria lengkap untuk gangguan apa pun dalam kelompok diagnostik gangguan terkait trauma dan stresor. Kategori gangguan terkait trauma dan stresor spesifik lainnya digunakan dalam situasi ketika klinisi memilih untuk menyampaikan alasan spesifik mengapa gambaran klinis tersebut tidak memenuhi kriteria gangguan terkait trauma dan stresor tertentu. Hal ini dilakukan dengan mencatat “gangguan terkait trauma dan stresor spesifik lainnya” yang diikuti oleh alasan spesifik (misalnya, “respons menetap terhadap trauma dengan gejala yang menyerupai PTSD”).
Contoh gambaran klinis yang dapat ditentukan menggunakan penanda “spesifik lainnya” mencakup hal-hal berikut:
- Gangguan yang menyerupai gangguan penyesuaian dengan onset gejala tertunda, yaitu gejala yang muncul lebih dari 3 bulan setelah terjadinya stresor.
- Gangguan yang menyerupai gangguan penyesuaian dengan durasi berkepanjangan, yaitu berlangsung lebih dari 6 bulan tanpa adanya stresor yang berlangsung berkepanjangan.
- Respons menetap terhadap trauma dengan gejala yang menyerupai PTSD, yaitu gejala yang muncul sebagai respons terhadap peristiwa traumatis, tetapi tidak mencapai ambang batas diagnostik PTSD dan menetap selama lebih dari 6 bulan. Kondisi ini terkadang disebut sebagai “PTSD di bawah ambang batas diagnostik/parsial” (subthreshold/partial PTSD).
- Ataque de nervios: Lihat “Budaya dan Diagnosis Psikiatris” pada Bagian III.
- Sindrom budaya lainnya: Lihat “Budaya dan Diagnosis Psikiatris” pada Bagian III.
Pilih alat psikotes yang sesuai kebutuhan Anda — untuk pengembangan diri, seleksi kandidat, maupun pemetaan psikologis di lingkungan pendidikan.