Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Asesmen psikologis membantu mengidentifikasi kondisi seperti depresi, kecemasan, gangguan kepribadian, dan gangguan stres secara akurat. Hasil asesmen menjadi dasar bagi psikolog untuk menyusun rekomendasi penanganan yang tepat — baik untuk keperluan klinis, seleksi kerja, maupun pengembangan diri.
Tes kepribadian klinis yang digunakan untuk asesmen mendalam, diagnosis gangguan psikologis, serta keperluan forensik dan seleksi.
Tes kepribadian klinis paling banyak digunakan di dunia dengan 567 item pertanyaan. Mengukur 10 skala klinis utama (Hypochondriasis, Depression, Hysteria, Psychopathic Deviate, Masculinity-Femininity, Paranoia, Psychasthenia, Schizophrenia, Hypomania, Social Introversion) beserta skala validitas untuk mendeteksi respons yang tidak konsisten.
Kegunaan: Diagnosis klinis, seleksi karyawan (terutama posisi keamanan & penegak hukum), evaluasi forensik, dan perencanaan terapi.
Inventori klinis multi-aksis yang dirancang oleh Theodore Millon dengan 195 item. Mengukur gangguan kepribadian (Schizoid, Avoidant, Depressive, Dependent, Histrionic, Narcissistic, Antisocial, Borderline, dll.) dan sindrom klinis (Anxiety, Somatoform, Bipolar, Dysthymia, PTSD, dll.) berdasarkan teori evolusioner kepribadian Millon.
Kegunaan: Diagnosis gangguan kepribadian, evaluasi klinis pasien rawat jalan/inap, perencanaan treatment, dan asesmen forensik.
Inventori kepribadian resmi dari APA (American Psychological Association) dengan 220 item untuk mengukur 25 trait facets yang dikelompokkan dalam 5 domain: Negative Affectivity, Detachment, Antagonism, Disinhibition, dan Psychoticism. Selaras dengan model alternatif gangguan kepribadian dalam DSM-5 Section III.
Kegunaan: Asesmen dimensional gangguan kepribadian, riset klinis, pelengkap diagnosis DSM-5, dan evaluasi pre-post terapi.
Alat tes ringkas untuk identifikasi awal masalah kesehatan mental — cocok untuk screening massal, evaluasi cepat, dan monitoring perkembangan.
Self-Reporting Questionnaire dari WHO. 20 item Ya/Tidak untuk screening gangguan mental umum di layanan primer. Cepat, valid, dan banyak dipakai di Indonesia.
Depression Anxiety Stress Scales. Mengukur 3 dimensi sekaligus: Depresi, Kecemasan, dan Stres dengan tingkat keparahan (Normal → Sangat Berat). Tersedia versi 42 dan 21 item.
Gold standard pengukuran tingkat depresi. 21 item yang mengukur gejala kognitif, afektif, dan somatik depresi. Dikembangkan oleh Aaron T. Beck.
Inventori 21 item untuk mengukur tingkat kecemasan (Anxiety). Membedakan kecemasan dari depresi. Mengukur gejala somatik dan kognitif kecemasan.
Instrumen untuk mengukur kesejahteraan psikologis, kualitas hidup, dan fungsi emosional secara menyeluruh.
Mengukur kesejahteraan mental (mental well-being) secara positif. Mencakup aspek hedonic (perasaan senang/puas) dan eudaimonic (fungsi psikologis yang baik). Tersedia WEMWBS (14 item) dan SWEMWBS (7 item).
Kuesioner 28 item untuk deteksi gangguan psikiatrik non-psikotik. Mengukur 4 sub-skala: Gejala Somatik, Kecemasan & Insomnia, Disfungsi Sosial, dan Depresi Berat.
Screening depresi 9 item berdasarkan kriteria DSM-5. Scoring sederhana dengan cut-off untuk tingkat keparahan Minimal → Berat. Banyak digunakan di layanan kesehatan primer.
Screening kecemasan umum 7 item. Mengidentifikasi gangguan kecemasan umum (GAD) dengan sensitivitas dan spesifisitas tinggi. Sering dipasangkan dengan PHQ-9.
Pilih jenis tes dan daftar online.
Kerjakan tes online dengan pengawasan.
Hasil diolah & diinterpretasi psikolog.
Laporan profil & rekomendasi lengkap.
Profil lengkap, grafik skor, & interpretasi.
Ditangani psikolog berlisensi HIMPSI.
Data terjamin sesuai kode etik psikologi.
Daftarkan diri Anda sekarang untuk mengakses berbagai jenis assessment online profesional dan dapatkan hasil yang akurat untuk pengembangan diri Anda.