Contoh Soal Tes Psikotes Kepribadian EPPS dan Struktur Pernyataannya

15 Sep 2026 Ardi Almaqassary Tes EPPS 4x dibaca
Contoh Soal Tes Psikotes Kepribadian EPPS dan Struktur Pernyataannya

Tes psikotes kepribadian menjadi salah satu instrumen yang banyak digunakan dalam proses seleksi kerja, asesmen individu, maupun pengembangan sumber daya manusia. Salah satu alat ukur yang cukup dikenal adalah Edwards Personal Preference Schedule (EPPS).

Bagi sebagian peserta, format EPPS terasa berbeda karena tidak menggunakan soal dengan jawaban benar atau salah seperti tes kemampuan. Untuk memahami cara kerjanya, peserta dapat mempelajari contoh soal tes psikotes kepribadian epps sebagai gambaran mengenai bentuk pernyataan yang akan muncul.

EPPS dirancang untuk melihat kecenderungan kebutuhan psikologis seseorang melalui pilihan respons terhadap berbagai pernyataan. Oleh karena itu, memahami struktur soal menjadi hal penting agar peserta tidak merasa asing ketika mengikuti tes.

Mengenal Tes Psikotes Kepribadian EPPS

Edwards Personal Preference Schedule dikembangkan oleh Allen L. Edwards berdasarkan teori kebutuhan psikologis Henry Murray. Instrumen ini bertujuan mengidentifikasi kecenderungan individu dalam berbagai aspek perilaku, seperti motivasi, hubungan sosial, kemandirian, serta cara menghadapi situasi tertentu.

Berbeda dengan tes intelegensi yang mengukur kemampuan berpikir, EPPS berfokus pada bagaimana seseorang memiliki preferensi dalam bertindak.

Dalam dunia kerja, hasil EPPS dapat memberikan gambaran mengenai gaya kerja seseorang, pola interaksi dengan lingkungan, serta kecenderungan perilaku yang mungkin muncul dalam situasi profesional.

Struktur Pernyataan dalam Tes EPPS

Salah satu karakteristik utama EPPS adalah penggunaan format pernyataan berpasangan. Peserta akan diberikan dua kalimat yang menggambarkan dua kecenderungan berbeda.

Contoh struktur:

A. Saya senang menyelesaikan pekerjaan yang sulit.
B. Saya lebih memilih pekerjaan yang sudah memiliki aturan jelas.

Peserta harus memilih salah satu pernyataan yang paling menggambarkan dirinya.

Tidak ada pilihan yang dianggap lebih benar dibandingkan pilihan lainnya. Setiap respons memiliki fungsi untuk menggambarkan kecenderungan psikologis tertentu.

Struktur ini digunakan karena manusia memiliki berbagai kebutuhan yang dapat muncul dengan tingkat dominasi berbeda. Seseorang dapat memiliki kebutuhan pencapaian tinggi sekaligus tetap memiliki kebutuhan hubungan sosial yang kuat.

Contoh Soal Tes Psikotes Kepribadian EPPS

Berikut beberapa contoh bentuk pernyataan yang menyerupai format EPPS:

Contoh Soal 1: Orientasi terhadap Prestasi

A. Saya berusaha melakukan pekerjaan lebih baik dari sebelumnya.
B. Saya merasa puas ketika pekerjaan sudah selesai sesuai standar.

Pada contoh ini, pilihan A dapat menunjukkan kecenderungan terhadap pencapaian (achievement orientation). Individu dengan kecenderungan ini biasanya memiliki dorongan untuk meningkatkan kemampuan dan mencapai hasil yang lebih tinggi.

Pilihan B dapat menggambarkan individu yang lebih berfokus pada penyelesaian pekerjaan sesuai target yang telah ditentukan.


Contoh Soal 2: Hubungan Interpersonal

A. Saya senang bekerja sama dengan orang lain dalam menyelesaikan tugas.
B. Saya lebih nyaman mengerjakan tugas secara mandiri.

Pilihan A dapat menunjukkan kebutuhan afiliasi, yaitu kecenderungan membangun hubungan dan bekerja bersama orang lain.

Sementara pilihan B dapat menggambarkan kebutuhan otonomi atau preferensi untuk bekerja secara independen.


Contoh Soal 3: Keteraturan dalam Bekerja

A. Saya selalu membuat rencana sebelum melakukan pekerjaan.
B. Saya lebih suka menyesuaikan tindakan berdasarkan kondisi yang ada.

Pilihan A dapat menggambarkan kebutuhan terhadap struktur dan keteraturan. Sedangkan pilihan B menunjukkan fleksibilitas serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.

Untuk mengenali lebih banyak variasi bentuk pernyataan, peserta dapat mempelajari contoh soal tes psikotes kepribadian epps sebelum mengikuti proses asesmen.

Aspek yang Diukur dalam Tes EPPS

EPPS mengukur beberapa kebutuhan psikologis yang berhubungan dengan perilaku individu. Beberapa aspek utama antara lain:

Need for Achievement

Aspek ini menggambarkan dorongan seseorang untuk mencapai keberhasilan, menyelesaikan tugas dengan baik, dan memiliki standar pencapaian tertentu.

Individu dengan kebutuhan pencapaian tinggi biasanya memiliki motivasi untuk berkembang dan mencapai tujuan.

Need for Affiliation

Aspek ini berkaitan dengan kebutuhan seseorang untuk berinteraksi, menjalin hubungan positif, dan mendapatkan penerimaan dari lingkungan sosial.

Need for Autonomy

Kebutuhan ini menunjukkan kecenderungan individu untuk mengambil keputusan sendiri, memiliki kebebasan bertindak, dan bekerja dengan cara yang dianggap sesuai.

Need for Order

Aspek ini berhubungan dengan preferensi terhadap keteraturan, perencanaan, dan sistem kerja yang terorganisasi.

Cara Menjawab Tes EPPS dengan Tepat

Mengerjakan EPPS membutuhkan pemahaman bahwa tidak ada jawaban yang benar atau salah. Setiap individu memiliki karakter yang berbeda sehingga respons yang muncul juga dapat berbeda.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengerjakan EPPS yaitu:

Jawab Sesuai Kondisi Diri

Peserta sebaiknya memilih pernyataan yang paling menggambarkan perilaku sehari-hari, bukan jawaban yang dianggap paling ideal.

Hindari Mencari Jawaban yang Disukai Perusahaan

Kesalahan yang sering dilakukan peserta adalah mencoba menyesuaikan jawaban dengan posisi pekerjaan yang dilamar. Hal tersebut dapat membuat respons menjadi kurang konsisten.

Perhatikan Instruksi Pengerjaan

Memahami instruksi sangat penting karena kesalahan dalam memilih atau mengisi jawaban dapat memengaruhi hasil asesmen.

Mengapa Memahami Struktur EPPS Itu Penting?

Mengenal format dan struktur pernyataan EPPS dapat membantu peserta lebih siap menghadapi tes. Dengan memahami mekanisme pilihan, peserta tidak mudah merasa bingung ketika menemukan pernyataan yang terlihat memiliki makna hampir sama.

Namun, persiapan terbaik bukan dengan menghafal jawaban tertentu. Tes kepribadian seperti EPPS dirancang untuk menggambarkan karakter individu secara alami.

Dalam proses asesmen profesional, hasil EPPS biasanya tidak berdiri sendiri. Psikolog akan menggabungkan hasil tes dengan wawancara, observasi, serta alat ukur lain untuk memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh.

Dengan memahami contoh soal tes psikotes kepribadian epps, peserta dapat mengenali sistem pernyataan yang digunakan dan menghadapi tes dengan lebih percaya diri serta memberikan respons yang sesuai dengan dirinya.

Psikotes EPPS Tes Kepribadian Psikologi Kerja Asesmen Psikologi Rekrutmen
Bagikan:

Siap Memulai Psikotes Online Anda?

Pilih alat psikotes yang sesuai kebutuhan Anda — untuk pengembangan diri, seleksi kandidat, maupun pemetaan psikologis di lingkungan pendidikan.

Pilih Layanan Lihat Semua Alat Tes Hubungi Kami
Hubungi Kami