Contoh Soal Tes Masuk Kerja Dengan Tes Perhitungan Matematika Dasar

14 Oct 2026 Ardi Almaqassary Psikotes Kerja 3x dibaca
Contoh Soal Tes Masuk Kerja Dengan Tes Perhitungan Matematika Dasar

Pernah merasa gugup ketika melihat soal matematika dalam tes masuk kerja? Padahal, soal yang diberikan terkadang hanya menggunakan penjumlahan, pengurangan, perkalian, atau pembagian sederhana. Namun, ketika waktu pengerjaan terbatas, perhitungan yang biasanya mudah dapat terasa lebih menantang.

Kemampuan berhitung merupakan keterampilan dasar yang diperlukan dalam berbagai pekerjaan, mulai dari administrasi hingga operasional perusahaan. Karena itu, beberapa perusahaan menggunakan tes numerik untuk mengetahui kemampuan kandidat dalam mengolah angka. Melalui latihan contoh soal tes masuk kerja, kamu dapat mempelajari bentuk pertanyaan dan cara menyelesaikannya secara lebih sistematis.

Apa Itu Tes Perhitungan Matematika Dasar?

Tes perhitungan matematika dasar merupakan pemeriksaan yang melibatkan kemampuan menyelesaikan operasi aritmetika sederhana. Materinya dapat mencakup bilangan bulat, pecahan, desimal, persentase, dan perbandingan. Bentuk soal tersebut sering digunakan dalam latihan kemampuan numerik untuk persiapan seleksi kerja.

Dalam psikologi kognitif, kemampuan mengolah angka berkaitan dengan proses perhatian, memori kerja, dan penalaran kuantitatif. Namun, setiap instrumen mempunyai tujuan pengukuran berbeda. Oleh karena itu, soal latihan matematika tidak otomatis dapat digunakan sebagai alat ukur kemampuan psikologis terstandar.

Mengapa Matematika Dasar Penting dalam Seleksi Kerja?

Banyak pekerjaan membutuhkan kemampuan menghitung secara cepat dan tepat. Staff administrasi memerlukan ketelitian ketika memeriksa angka, sedangkan petugas gudang menghitung persediaan barang. Sementara itu, bagian penjualan menggunakan persentase untuk memahami target dan perubahan pendapatan.

Kemampuan matematika juga membantu karyawan menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan jumlah, waktu, dan biaya. Meski demikian, kemampuan numerik bukan satu-satunya penentu keberhasilan bekerja. Perusahaan tetap perlu mempertimbangkan keterampilan serta tuntutan pekerjaan yang bersangkutan.

12 Contoh Soal Tes Matematika Dasar dan Pembahasannya

1. Penjumlahan dan Pengurangan

Soal: Sebuah gudang menerima 186 barang pada pagi hari dan 74 barang pada siang hari. Jika 95 barang dikirim, berapa persediaan yang tersisa?

Jawaban: 165 barang. Jumlahkan barang masuk menjadi 260. Kemudian kurangi 95 barang yang telah dikirim sehingga persediaan akhir berjumlah 165.

2. Perkalian dan Pembagian

Soal: Sebanyak 18 kotak masing-masing berisi tujuh produk. Seluruh produk kemudian dibagi rata ke dalam tiga kelompok. Berapa produk dalam setiap kelompok?

Jawaban: 42 produk. Total produk diperoleh dari 18 × 7 = 126. Setelah dibagi tiga, setiap kelompok memperoleh 42 produk.

3. Operasi Hitung Campuran

Soal: Hitung hasil dari 72 ÷ (3 + 5) × 4. Tentukan urutan pengerjaan yang sesuai agar memperoleh jawaban tepat.

Jawaban: 36. Selesaikan operasi dalam tanda kurung terlebih dahulu sehingga diperoleh delapan. Selanjutnya, hitung 72 ÷ 8 × 4 dari kiri ke kanan untuk menghasilkan 36.

4. Menghitung Pecahan

Soal: Sebuah perusahaan telah menyelesaikan 2/5 dari 150 pesanan. Berapa pesanan yang sudah selesai diproses?

Jawaban: 60 pesanan. Kalikan 150 dengan pecahan 2/5. Perhitungannya adalah 150 ÷ 5 × 2 = 60 pesanan.

5. Menghitung Bilangan Desimal

Soal: Sebanyak 0,75 dari 240 dokumen berhasil diperiksa oleh tim administrasi. Berapa dokumen yang telah diperiksa?

Jawaban: 180 dokumen. Kalikan 0,75 dengan 240 untuk mendapatkan hasilnya. Bilangan desimal 0,75 juga setara dengan 75% atau tiga perempat.

6. Menghitung Persentase

Soal: Sebuah perusahaan menerima 350 pelamar dan sebanyak 12% dinyatakan lolos seleksi awal. Berapa jumlah pelamar yang berhasil lolos?

Jawaban: 42 orang. Ubah 12% menjadi 0,12, kemudian kalikan dengan 350. Hasilnya menunjukkan terdapat 42 pelamar yang lolos.

Contoh Soal Matematika dalam Situasi Pekerjaan

Latihan numerik tidak selalu disajikan sebagai operasi hitung tanpa konteks. Dalam beberapa tes, peserta diminta memahami situasi pekerjaan sebelum memilih rumus yang diperlukan. Berikut lanjutan contoh soal tes masuk kerja yang menggunakan persoalan operasional sehari-hari.

7. Menghitung Harga Setelah Diskon

Soal: Sebuah toko menjual perlengkapan kantor seharga Rp480.000 dengan diskon 25%. Berapa harga yang harus dibayarkan setelah memperoleh potongan?

Jawaban: Rp360.000. Diskonnya sebesar Rp120.000 karena 25% dari Rp480.000 adalah Rp120.000. Kurangkan nilai tersebut dari harga awal.

8. Menghitung Perbandingan

Soal: Perbandingan jumlah karyawan bagian administrasi dan produksi adalah 2:3. Jika jumlah keseluruhannya 175 orang, berapa karyawan administrasi?

Jawaban: 70 orang. Jumlah bagian perbandingan adalah lima sehingga setiap bagian mewakili 35 orang. Jumlah karyawan administrasi adalah 2 × 35 = 70 orang.

9. Menghitung Rata-Rata

Soal: Empat karyawan memperoleh nilai evaluasi 68, 74, 82, dan 96. Berapakah rata-rata nilai mereka?

Jawaban: 80. Jumlah seluruh nilai adalah 320. Bagi jumlah tersebut dengan empat untuk memperoleh rata-rata sebesar 80.

10. Menghitung Produktivitas

Soal: Seorang staff mampu memproses 24 dokumen setiap jam. Berapa dokumen dapat diselesaikan selama tiga setengah jam dengan kecepatan tetap?

Jawaban: 84 dokumen. Ubah tiga setengah jam menjadi 3,5 jam. Kemudian kalikan 24 × 3,5 untuk memperoleh 84 dokumen.

11. Menghitung Barang Layak

Soal: Sebuah gudang memiliki delapan kotak berisi 36 barang setiap kotak. Jika seperdelapan dari seluruh barang mengalami kerusakan, berapa barang yang masih layak?

Jawaban: 252 barang. Jumlah awal adalah 288 barang dan yang rusak sebanyak 36 barang. Setelah dikurangi, tersisa 252 barang layak.

12. Menghitung Persentase Bertingkat

Soal: Harga sebuah produk Rp200.000 mengalami kenaikan 15%, kemudian memperoleh diskon 10%. Berapa harga akhirnya?

Jawaban: Rp207.000. Setelah kenaikan, harga menjadi Rp230.000. Diskon berikutnya sebesar Rp23.000 sehingga harga akhir adalah Rp207.000.

Tips Mengerjakan Tes Perhitungan Matematika Dasar

Pahami Urutan Operasi

Dalam matematika, operasi dalam tanda kurung diselesaikan terlebih dahulu. Perkalian dan pembagian kemudian dikerjakan sesuai urutan dari kiri ke kanan sebelum penjumlahan dan pengurangan. Memahami aturan tersebut membantu menghindari kesalahan perhitungan.

Gunakan Langkah Perhitungan Sederhana

Soal cerita sebaiknya diselesaikan dengan mengidentifikasi informasi yang diketahui dan ditanyakan. Tentukan operasi yang paling sesuai sebelum menghitung. Hindari menggunakan rumus tertentu tanpa memahami hubungannya dengan persoalan.

Periksa Kembali Hasil Jawaban

Setelah menemukan jawaban, bandingkan hasilnya dengan informasi awal. Persediaan barang seharusnya berkurang setelah pengiriman, sedangkan diskon menurunkan harga pembelian. Pemeriksaan kewajaran membantu menemukan kesalahan sederhana.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Psikotes Matematika

Kesalahan umum adalah membaca pertanyaan terlalu cepat sehingga salah menentukan operasi. Peserta mungkin menghitung total barang ketika soal sebenarnya meminta jumlah yang tersisa. Karena itu, memahami instruksi sama pentingnya dengan melakukan perhitungan.

Kesalahan lainnya adalah mengabaikan dasar perhitungan persentase. Ketika harga meningkat kemudian turun, persentase kedua dihitung berdasarkan harga yang telah berubah. Penggunaan angka dasar yang salah dapat menghasilkan jawaban keliru.

Persiapkan Tes Matematika Dasar Secara Terarah

Latihan perhitungan matematika membantu membiasakan diri memahami angka dan menyelesaikan persoalan kuantitatif. Dua belas soal dalam artikel ini merupakan contoh pembelajaran, bukan butir resmi instrumen psikotes tertentu. Gunakan pembahasannya untuk mengevaluasi pemahaman dan ketelitian.

Bagi kamu yang ingin mengenal layanan asesmen dan mempelajari lebih banyak contoh soal tes masuk kerja, kunjungi halaman layanan Sehari.ID. Pelajari informasi yang tersedia sesuai kebutuhan persiapan seleksi. Dengan latihan yang konsisten, kamu dapat menghadapi tes matematika dasar secara lebih percaya diri dan sistematis.

Bagikan:

Siap Memulai Psikotes Online Anda?

Pilih alat psikotes yang sesuai kebutuhan Anda — untuk pengembangan diri, seleksi kandidat, maupun pemetaan psikologis di lingkungan pendidikan.

Hubungi Kami