Cara Hitungan Koran Ketika Dua Angka yang Dijumlahkan Sama

15 Oct 2026 Ardi Almaqassary Tes Koran 1x dibaca
Cara Hitungan Koran Ketika Dua Angka yang Dijumlahkan Sama

Pernah menemukan angka 7 dan 7 yang berdekatan ketika mengerjakan psikotes, lalu merasa perlu menghitung ulang untuk memastikan jawabannya? Padahal, pasangan angka yang sama sebenarnya termasuk penjumlahan yang dapat dikenali dengan mudah. Jika sudah terbiasa, kamu bisa menentukan hasilnya tanpa membutuhkan waktu lama.

Dalam mempelajari cara hitungan koran, pasangan angka yang sama dapat menjadi bagian latihan untuk memperlancar perhitungan mental. Kamu hanya perlu memahami konsep penggandaan dan aturan penulisan digit satuan. Namun, ketepatan tetap penting agar hasil yang mudah sekalipun tidak keliru dituliskan.

Apa yang Terjadi Ketika Dua Angka dalam Tes Koran Sama?

Tes koran merupakan istilah populer untuk metode penjumlahan berulang, terutama Tes Kraepelin dan Pauli. Peserta diminta menjumlahkan dua bilangan berdekatan mengikuti arah pengerjaan tertentu. Dalam deretan tersebut, dua angka yang sama dapat muncul secara berdampingan.

Contohnya adalah pasangan 3 dengan 3, 6 dengan 6, atau 9 dengan 9. Pasangan tersebut tetap dihitung sebagaimana penjumlahan lainnya. Tidak ada aturan khusus yang mengharuskan peserta melewati pasangan hanya karena kedua bilangannya identik.

Mengenal Konsep Penggandaan Angka

Dalam matematika, menjumlahkan dua angka yang sama disebut penggandaan atau doubling. Misalnya, 4 ditambah 4 menghasilkan 8, sedangkan 7 ditambah 7 menghasilkan 14. Secara matematis, operasi tersebut setara dengan mengalikan bilangan menggunakan angka dua.

Pemahaman ini dapat membantu peserta mengenali hasil lebih cepat. Ketika menemukan 8+8, kamu cukup mengingat bahwa dua kali delapan menghasilkan enam belas. Dalam aturan tes koran yang umum digunakan, jawaban yang dituliskan adalah digit satuannya, yaitu 6.

Tabel Penjumlahan Dua Angka yang Sama

Sebelum berlatih menggunakan kolom panjang, kenali terlebih dahulu berbagai pasangan angka identik. Berikut merupakan contoh penggandaan bilangan satu sampai sembilan yang dapat digunakan untuk latihan. Perhatikan perbedaan antara hasil penjumlahan lengkap dan jawaban yang dicatat.

Pasangan Angka Hasil Penjumlahan Jawaban Tes
1 + 1 2 2
2 + 2 4 4
3 + 3 6 6
4 + 4 8 8
5 + 5 10 0
6 + 6 12 2
7 + 7 14 4
8 + 8 16 6
9 + 9 18 8

Dari tabel tersebut, terlihat bahwa hasil penggandaan selalu berupa bilangan genap. Namun, jawaban yang dicatat dapat berbeda dari hasil lengkapnya. Misalnya, 2+2 dan 7+7 sama-sama menghasilkan digit satuan 4, meskipun nilai penjumlahannya berbeda.

Cara Menghitung Pasangan Angka Sama dengan Tepat

1. Kenali Hasil Penggandaan secara Langsung

Langkah pertama adalah membiasakan diri mengingat hasil penjumlahan dua bilangan identik. Mulailah dari pasangan yang mudah seperti 2+2, 3+3, dan 4+4. Setelah lancar, lanjutkan menuju pasangan dengan hasil dua digit.

Jangan hanya menghafalkan bentuk pasangan berdasarkan urutan tertentu. Cobalah mengerjakannya secara acak agar pengenalan tidak bergantung pada susunan hafalan. Dengan cara ini, peserta dapat lebih terbiasa menghadapi pasangan identik yang muncul pada posisi berbeda.

2. Gunakan Aturan Digit Satuan

Pada format yang umum digunakan, jawaban tes koran cukup berupa satu digit. Jika hasil penjumlahan mencapai dua digit, peserta hanya menuliskan angka satuannya. Sebagai contoh, 6+6 menghasilkan 12 sehingga jawabannya adalah 2.

Perhatikan pula pasangan 5+5 yang menghasilkan tepat sepuluh. Jawaban yang dicatat adalah 0, bukan 10 atau posisi kosong. Kesalahan memahami aturan ini dapat terjadi meskipun peserta sudah mengetahui hasil penjumlahannya.

3. Jangan Mengubah Urutan Pengerjaan

Walaupun dua angka sama mudah dikenali, peserta tetap harus mengikuti urutan penjumlahan. Setiap pasangan berikutnya menggunakan satu bilangan dari pasangan sebelumnya. Oleh karena itu, jangan langsung melompat melewati kedua angka setelah menyelesaikan satu jawaban.

Contoh Hitungan Koran pada Deretan Angka

Bayangkan terdapat deretan angka 7, 7, 3, 3, dan 9 yang disusun dari atas menuju bawah. Untuk contoh latihan ini, setiap pasangan dijumlahkan secara berurutan. Meskipun terdapat dua pasangan identik, seluruh perpindahan angka tetap harus diperhatikan.

Pasangan Perhitungan Jawaban
7 + 7 14 4
7 + 3 10 0
3 + 3 6 6
3 + 9 12 2

Hasil akhirnya adalah 4, 0, 6, dan 2. Perhatikan bahwa pasangan angka berbeda tetap harus dihitung di antara pasangan identik. Peserta tidak boleh langsung berpindah dari 7+7 menuju 3+3 karena penjumlahan 7+3 harus dikerjakan terlebih dahulu.

Saat mempraktikkan cara hitungan koran, gunakan contoh serupa untuk membiasakan perpindahan pasangan. Latihan membantu mengenali hasil penggandaan tanpa melupakan urutan angka. Setelah memahami prosedurnya, pengerjaan dapat dilakukan menggunakan deretan yang lebih panjang.

Mengapa Penggandaan Dapat Membantu Kelancaran Berhitung?

Dalam psikologi kognitif, hasil operasi aritmetika sederhana dapat semakin mudah diingat melalui pengalaman dan latihan. Proses mengingat hasil yang sudah dikenal dapat mengurangi kebutuhan menghitung satu per satu. Penggandaan termasuk keterampilan dasar yang dapat dilatih melalui pengulangan.

Namun, hafalan bukan berarti seseorang otomatis memperoleh hasil psikotes lebih baik. Pengerjaan tes koran tetap melibatkan perhatian, ketelitian, dan ketepatan mengikuti instruksi. Karena itu, teknik penggandaan sebaiknya digunakan sebagai bantuan berhitung, bukan strategi untuk membentuk skor tertentu.

Latihan Menghitung Dua Angka Sama

Mulai dengan Pasangan Acak

Tuliskan sembilan pasangan angka identik pada kertas menggunakan urutan acak. Hitung setiap pasangan dan catat digit satuannya tanpa menggunakan batas waktu terlebih dahulu. Setelah selesai, periksa kembali hasilnya menggunakan tabel penggandaan.

Jika masih terdapat kekeliruan, ulangi pasangan yang paling sering salah. Jangan langsung meningkatkan kecepatan ketika hasil belum akurat. Pemahaman yang benar menjadi dasar agar latihan berikutnya tidak mengulang kesalahan serupa.

Gabungkan dengan Pasangan Berbeda

Setelah terbiasa, buat deretan angka yang memuat pasangan identik dan pasangan berbeda. Misalnya, gunakan angka 4, 4, 8, 8, dan 6 secara berurutan. Jawaban satuannya adalah 8, 2, 6, dan 4.

Latihan campuran membantu peserta tidak hanya mengandalkan pengenalan angka yang sama. Setiap pasangan harus tetap dihitung berdasarkan bilangan yang tersedia. Dengan demikian, kelancaran penggandaan dapat diterapkan tanpa mengganggu aturan penjumlahan berurutan.

Kesalahan yang Perlu Dihindari

Kesalahan pertama adalah menganggap pasangan angka identik tidak perlu dihitung karena jawabannya mudah ditebak. Padahal, setiap pasangan tetap merupakan bagian dari pengerjaan. Melewatinya dapat membuat urutan jawaban menjadi tidak sesuai.

Kesalahan lainnya adalah menuliskan hasil lengkap ketika penggandaan menghasilkan dua digit. Misalnya, peserta menulis 16 untuk pasangan 8+8, padahal jawaban yang diminta biasanya 6. Memahami aturan sebelum latihan membantu mengurangi kekeliruan tersebut.

Kesimpulan

Cara hitungan koran ketika menemukan dua angka sama dapat dipermudah melalui pemahaman penggandaan. Peserta cukup mengenali hasil penjumlahan, kemudian menuliskan digit satuannya sesuai petunjuk. Namun, urutan pasangan tetap harus diikuti agar tidak terjadi kesalahan.

Latihan penggandaan dapat membantu membangun kelancaran perhitungan mental secara bertahap. Fokuslah pada ketepatan sebelum mencoba meningkatkan tempo pengerjaan. Untuk membiasakan diri dengan berbagai pasangan angka, kamu dapat mempelajari cara hitungan koran melalui latihan online sebelum mengikuti psikotes kerja.

Bagikan:

Siap Memulai Psikotes Online Anda?

Pilih alat psikotes yang sesuai kebutuhan Anda — untuk pengembangan diri, seleksi kandidat, maupun pemetaan psikologis di lingkungan pendidikan.

Hubungi Kami