Baru masuk kerja tiga bulan, eh sudah resign. Atau lebih parah, belum setahun tapi sudah burnout dan kehilangan motivasi. Fenomena ini makin sering terjadi di dunia kerja sekarang. Perusahaan pusing, HR kewalahan, dan tim jadi ikut terdampak. Pertanyaannya, ini salah siapa? Kandidatnya yang nggak tahan, atau perusahaan yang salah pilih orang?
Jawabannya bisa jadi dua-duanya. Tapi satu hal yang mulai disadari banyak perusahaan adalah: masalahnya sering ada di “ketidakcocokan”. Nah, di sinilah peran mengurangi turnover dengan tes kepribadian online mulai dilirik sebagai solusi yang lebih cerdas.
Turnover Tinggi Itu Mahal, Bukan Cuma Soal Gaji
Banyak orang mikir kalau karyawan resign, ya tinggal cari pengganti. Kedengarannya simpel, tapi kenyataannya nggak segampang itu.
Menurut berbagai laporan HR, biaya mengganti satu karyawan bisa mencapai 50% hingga 200% dari gaji tahunan mereka. Belum lagi waktu yang terbuang untuk rekrutmen, training ulang, dan adaptasi tim.
Makanya, perusahaan sekarang mulai berpikir: daripada sibuk mengganti orang, kenapa nggak fokus dari awal untuk mengurangi turnover dengan tes kepribadian online?
Dengan cara ini, mereka bisa menyaring kandidat yang benar-benar cocok, bukan sekadar yang “terlihat bagus di CV”.
Kenapa Orang Cepat Resign? Ini Akar Masalahnya
Sebelum bahas lebih jauh, kita perlu jujur dulu. Kenapa sih orang cepat keluar dari kerjaannya?
Beberapa alasan yang paling umum:
Semua ini sebenarnya bisa dilacak dari faktor kepribadian. Itulah kenapa strategi mengurangi turnover dengan tes kepribadian online jadi semakin relevan.
Tes ini membantu perusahaan memahami apakah seseorang akan thrive atau justru struggle di lingkungan kerja tertentu.
Data Menarik: Cocok Secara Kepribadian = Lebih Betah
Ada fakta menarik yang sering luput diperhatikan. Kandidat yang memiliki kesesuaian kepribadian dengan budaya perusahaan cenderung:
Artinya, mengurangi turnover dengan tes kepribadian online bukan cuma teori, tapi sudah terbukti secara data.
Perusahaan yang mulai mengadopsi pendekatan ini biasanya melihat penurunan turnover yang cukup signifikan dalam 6–12 bulan.
Gimana Cara Kerjanya?
Secara sederhana, mengurangi turnover dengan tes kepribadian online dilakukan dengan mencocokkan profil kandidat dengan kebutuhan dan budaya perusahaan.
Misalnya:
Dengan tes kepribadian, HR bisa melihat pola perilaku kandidat, bukan cuma jawaban “aman” saat wawancara.
Manfaat Buat Perusahaan: Lebih dari Sekadar Rekrutmen
Buat perusahaan, manfaat utama dari mengurangi turnover dengan tes kepribadian online jelas: hemat biaya dan waktu.
Tapi bukan itu saja.
Tes ini juga membantu:
Karena ketika orang bekerja sesuai dengan karakternya, mereka cenderung lebih nyaman dan perform lebih maksimal.
Manfaat Buat Kandidat: Biar Nggak Salah Jalan
Dari sisi kandidat, mengurangi turnover dengan tes kepribadian online juga sangat menguntungkan.
Bayangin kamu masuk kerja di lingkungan yang nggak cocok. Setiap hari terasa berat, komunikasi nggak nyambung, dan kamu jadi cepat lelah secara mental.
Dengan tes kepribadian, kamu bisa:
Jadi bukan cuma perusahaan yang diuntungkan, tapi kamu juga.
Apakah Ini Solusi Sempurna?
Tentu tidak. Mengurangi turnover dengan tes kepribadian online bukan berarti 100% menjamin seseorang akan betah selamanya.
Faktor lain seperti manajemen, kompensasi, dan work-life balance tetap berpengaruh besar.
Tapi setidaknya, tes ini bisa mengurangi risiko kesalahan sejak awal. Ibaratnya, kamu sudah memilih jalan yang lebih tepat sebelum mulai perjalanan.
Penutup
Turnover bukan cuma angka di laporan HR, tapi masalah nyata yang berdampak ke seluruh organisasi. Dan di tengah kompleksnya dunia kerja saat ini, pendekatan lama sudah nggak cukup lagi.
Mengurangi turnover dengan tes kepribadian online adalah langkah cerdas untuk membangun tim yang bukan hanya kompeten, tapi juga cocok satu sama lain.
Kalau kamu adalah perusahaan, ini saatnya upgrade cara rekrutmenmu. Kalau kamu kandidat, ini kesempatan untuk lebih mengenal diri sendiri sebelum memilih jalan karier.
Sehari.ID menyediakan berbagai alat tes online sesuai kebutuhan. Jadi, daripada terus mencoba-coba dan berisiko salah langkah, kenapa nggak mulai dari memahami kepribadianmu sekarang?
Daftarkan diri Anda sekarang untuk mengakses berbagai jenis assessment online profesional dan dapatkan hasil yang akurat untuk pengembangan diri Anda.